Perbedaan Regent Merah Dan Putih

Perbedaan Regent Merah Dan Putih – Ada 5 fungsi utama serbuk insektisida tanaman yang menjadikan bupati 0,3 GR salah satu serbuk insektisida yang paling banyak digunakan oleh petani, 5 fungsi insektisida bupati 0,3 GR sangat eksklusif karena hanya sedikit sekali insektisida yang memiliki 0.

Banyak petani padi yang bergantung pada insektisida Regent 0,3 GR untuk budidaya padi karena fungsi bupati bagi tanaman padi cukup lengkap dalam mengendalikan jamur dan juga sebagai zat pengatur tumbuh yang efektif.

Perbedaan Regent Merah Dan Putih

Keunggulan insektisida Regent 0,3 GR dalam pengendalian hama penyakit ini sangat bisa diandalkan, walaupun hanya memiliki satu bahan aktif, namun ada 3 mode operasi sekaligus yang sangat bermanfaat.

Kti Bawang Merah

Sifat sistemik Regent 0,3 GR dapat berperan sebagai pencegah hama untuk sampai ke tanaman, sedangkan racun kontak dan lambung bekerja membasmi hama saat insektisida ini diaplikasikan.

Selain tiga mode aksi, insektisida Regent white ini juga mengandung ZPT yang dapat membantu tanaman tumbuh lebih cepat dan sehat.

Kandungan ZPT Regent 50SC jarang ditandingi oleh insektisida lain sehingga menjadikan pestisida ini unik.

Merupakan insektisida sistemik dengan toksisitas kontak dan lambung yang dapat mengendalikan penggerek batang padi (Tryporyza innotata) atau sundep/outlet. Sangat relatif aman terhadap musuh alami. Digunakan Satu aplikasi cukup untuk satu musim tanam. Tahan curah hujan. Serta aman bagi lingkungan (untuk padi saya tidak membunuh cacing tanah). Dosis Cara menggunakan Regent Granule

Risalah Husna: Never Stop Glowing Itu Dimulai Dari Hati

Bawang Merah : Gryllotalpa sp. (biji: 15 – 20 kg/hektar). Jagung : kuping Helicoverpa armigera (Benih : 7.5 – 10 kg/ha) Kentang : Cacing tanah Agrotis ipsilon (Benih : 20 – 25 kg/ha). Padi : Penggerek batang Tryporyza innotata, padi kuning dengan penggerek batang Scirpophaga incertulas (Benih : 10 kg/ha). Tebu : Scirpophaga nivella sprout (Biji : 25 – 50 kg/ha) Demolish 18 EC merupakan insektisida dengan zat aktif Abamectin 18 g/l, berupa larutan encer berwarna kuning yang dapat diemulsikan, insektisida ini bermanfaat sebagai fungisida pada tumbuhan seperti bawang merah, bawang putih, cabai, beras, krisan, kacang panjang, kentang, tomat dan lainnya.

Abamectin sendiri merupakan bahan aktif insektisida dari golongan Avermectin yang memiliki kode kerja 6. Fungsi bahan aktif ini adalah untuk memerangi berbagai jenis hama tanaman terutama jenis hama ulat dan thrips. Namun, itu juga dapat digunakan untuk mengendalikan herbivora pada tahap rendah hingga sedang.

Cara kerja insektisida berbahan aktif abamektin pada hama adalah dengan mengganggu fungsi jalur transmisi saraf dan neuromuskular sehingga hama yang terinfeksi mati secara perlahan, itulah sebabnya banyak petani atau petani tanaman yang banyak menggunakan pestisida ini. .

Insektisida Demolish 18 EC ini diproduksi oleh PT Dharma Guna Wibawa (DGW) yang telah berpengalaman dalam memproduksi jenis pestisida berkualitas seperti CORONA 325 SC, DANGKE 40 WP, EXPLORE 250 EC, BESTNOID 60 WP, BENLOX 50 WP, KLENSECT 200 EC dan lain-lain.

Monumen Prasasti Perebutan Kekuasaan Jepang Dan Pertempuran Kempeitai

Saat mengendalikan hama tanaman, insektisida ini berfungsi sebagai racun kontak dan perut berspektrum luas, beraksi langsung pada hama sasaran, selain efek interlayer pada Demolish yang dapat menjangkau hama yang bersembunyi di balik batang atau daun tanaman, sehingga optimal dalam mengendalikan tanaman. hama.

Bahan aktif abametine yang berbentuk larutan pada Demolish 18 EC dikodekan sebagai formulasi Emulsible Concentrate (EC) sehingga mudah larut dalam air tanpa perlu diaduk dalam waktu lama, juga stabil. Biasanya pestisida dengan kode komposisi ini berbentuk konsentrat yang bila dicampur dengan air akan berubah warna menjadi putih susu.

Spektrum luas dan tidak hanya efektif terhadap satu jenis hama, insektisida ini mampu mengendalikan banyak hama penting seperti kutu daun pomi, penggerek daun Phyllocnistis citrella, ulat grayak Spodoptera litura, perusak daun Phaedonia inclusa, penggerek daun Lamprosema indicata, penggerek daun Etiella zinckenella , penggerek polong Riptortus linearis, ada juga beberapa jenis hama lain yang bisa terkena DemoEClishdica1

Ini memiliki dua mode operasi sekaligus, yaitu melalui racun kontak dan perut, sehingga optimal untuk melawan berbagai jenis hama sasaran tanpa melewatkan satu langkah pun. Selain itu, insektisida ini juga memiliki efek interlayer.

Titik Nol Malang Ada 2 Lho, Ini Sejarahnya

Translaminar adalah kemampuan bahan aktif insektisida untuk menembus epidermis daun ke dalam jaringan daun di bawah tempat larva dan pengusir hama berada.

Insektisida Demolish memiliki kekuatan untuk melindungi dari hama untuk jangka waktu yang lebih lama, sehingga memberikan rasa aman bagi petani atau petani.

Relatif stabil dalam cahaya, temperatur dan kondisi lapangan, sehingga baik untuk digunakan pada kondisi lapangan maupun siap pakai di sekeliling.

Sifat fitotonik yaitu dapat melakukan proses fotosintesis secara optimal dan mempercepat pemulihan dari serangan penyakit sehingga daun menjadi hijau dan sehat.

Jual Regent Kuning 100 Ml Insektisida Serangga Umum

Tercatat dalam website resmi PT Dharma Guna Wibawa (DGW), setidaknya ada 9 jenis tanaman yang bisa digunakan dengan pestisida ini, seperti cabai, bawang merah, kol, beras, kentang, tomat, kacang panjang, krisan dan minyak sawit.

Adapun cara kerjanya dapat dilakukan dengan penyemprotan atau penyemprotan, sedangkan dosisnya dapat disesuaikan dengan jenis tanaman dan tingkat atau stadium hama. Berikut dosis dan cara kerja/pengaplikasian Demolish pada masing-masing tanaman

Pada tanaman padi, ulat menjadi musuh nyata bagi petani. Ada 2 jenis ulat yang biasanya mengganggu tanaman padi. penggerek batang (Scirpophaga incertulas), dan ulat grayak (Leucania spp dan Spodoptera spp). Selain kedua larva tersebut, insektisida Demolis 18 EC untuk tanaman padi juga dapat digunakan sebagai pengendalian hama wereng dan thrips.

Untuk membasmi jenis hama di atas, gunakan dosis 2 ml per liter air menggunakan metode sprayer volume tinggi atau jika menggunakan sprayer tangki 14 liter, dosis yang digunakan adalah 28 ml per tangki.

Kamus Sejarah Indonesia Jilid I Nation Formation (1900 1950)

Kumbang bawang merah (Spodoptera exigua) merupakan hama utama yang biasanya merusak tanaman bawang merah. Serangan larva ini dapat menyebabkan penurunan produksi bawang merah atau kehilangan panen yang signifikan jika pencegahan dan pengendalian tidak dilakukan

Serangan Spodoptera exigua pada bawang merah menyebabkan bawang merah berlubang hingga transparan. Ulat grayak ditemukan di rongga daun dan memakan daun dari dalam.

Gunakan semprotan volume besar dengan dosis 2,5 ml/l, meskipun dosisnya rendah, aksi interlayer insektisida ini mampu menghilangkan larva yang bersembunyi di daun.

Ulat grayak (Spodoptera litura) merupakan hama yang menyerang daun tanaman cabai secara berkelompok. Daun yang terserang berlubang dan layu. Pada tingkat infestasi yang tinggi, yang biasanya terjadi pada musim kemarau, menyebabkan penggundulan daun yang sangat parah.

Jual Liquid 100ml Rasa Rokok Terbaru

Untuk proses pengendalian menggunakan semprotan volume besar 2,25 ml/l Demolish for chilli, agar pengendalian ulat cabe dapat dimusnahkan dalam waktu singkat.

Dalam industri hortikultura, tanaman yang tumbuh subur dan sehat merupakan investasi yang berharga, sehingga hama dan penyakit harus ditangani secepat mungkin setelah pertama kali ditemukan, semakin awal ditemukan maka akan semakin mudah untuk diatasi.

Keberadaan pestisida sebagai racun pengendali hama dan penyakit harus digunakan secara bijaksana oleh para pembudidaya tanaman agar residu pestisida tidak berdampak buruk bagi lingkungan di kemudian hari Gunakan pestisida sesuai fungsinya.

Perlu diperhatikan! Jangan tergiur dengan pestisida yang murah tapi tidak efektif melawan hama atau penyakit karena akan berdampak buruk bagi lingkungan dengan residu yang tertinggal, atau membeli pestisida yang mahal tapi belum teruji efektivitasnya. jadi berhati-hatilah saat memilih pestisida.

Jual Insure Max Terbaru

Demikianlah ulasan tentang Kegunaan dan Fungsi Insektisida Demolish 18 EC Untuk Tumbuhan. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi semua orang, khususnya bagi anda yang berkecimpung dalam budidaya tanaman. Terima kasih Petani padi apa yang tidak tahu tentang Bupati Insektisida? Hampir semua petani di Indonesia mengenal insektisida Regent ini karena insektisida Regent adalah satu-satunya insektisida yang berani diiklankan di TV Nasional.

Di penghujung tahun 1990-an, Regent Insektisida mempromosikan produknya dengan tampil di televisi nasional dengan slogan “BUPATI dibenci hama, disayangi petani”.

Sejak saat itu, popularitas Bupati tetap terjaga hingga sekarang, dan masih digunakan oleh petani sebagai obat pembasmi hama dan penyakit hawar pada tanaman padi.

Meski keberadaan Regent diserang oleh berbagai jenis pestisida dari berbagai produsen insektisida ternama, masih banyak petani yang mengandalkan insektisida Regent untuk membasmi hama padi.

Topi Bordir Beyond, Fesyen Pria, Aksesoris, Topi Di Carousell

Bupati Insektisida yang dikeluarkan oleh PT. BASF Indonesia memiliki 3 varian produk Regent yaitu; BUPATI 50 SC, BUPATI 50 SC MERAH dan BUPATI 80 WG.

Ketiga jenis insektisida Regent tersebut memiliki bahan aktif yang berbeda, dan Regent 80 WG juga unik yaitu bentuk insektisida ini berupa butiran halus berwarna coklat.

Dari ketiga jenis varietas Regent, Insektisida Regent 50 SC paling banyak dicari dan digunakan petani karena efektifitas Regent 50 SC dalam mengendalikan herbivora dan belalang.

Untuk hama sasaran, setiap jenis Regent memiliki fungsi yang berbeda. Berikut cara kerja masing-masing Bupati Insektisida.

Tentang Jogja (23): Nonton Di Empire 21 Atau Regent 21?

Insektisida Regent 50 Sc Red merupakan insektisida kontak dan lambung sistemik. Selain itu, Bupati 50 SC merah juga dilengkapi dengan PGR yang dapat merangsang pertumbuhan akar lebih banyak.

Tujuan Bupati 50 sc red adalah untuk mengendalikan hama penting pada tahap awal tanaman padi, seperti mis. orong orong, lalat biji, belalang dan semut merah.

Regent 50 SC merupakan insektisida suspensi berwarna putih pekat yang bersifat sistemik, racun kontak dan lambung, yang berfungsi untuk mengendalikan hama utama tanaman padi seperti wereng dan belalang.

Selain itu, Regent 50 SC juga dilengkapi dengan ZPT yang mampu memperkuat batang, menghijaukan daun dan mendorong pertumbuhan akar.

Pdf) Respon Pertumbuhan Dan Hasil Beberapa Genotip Padi (oryza Sativa L.) Pada Berbagai Sistem Tanam

Insektisida Regent 80 WG merupakan insektisida dengan bahan aktif Fipronil 80% yang bersifat racun kontak dan lambung serta mudah didispersikan dalam air.

Target parasit dari Bupati 80 WG adalah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!